Oknum Polisi Penembak HP Wartawan Online Dikenakan Dua Sanksi


BAKINUPDATE.COM,- Mempawah Kalbar - Sidang pelanggaran disiplin oleh anggota Polri Polsek Batu Ampar pada hari Selasa, 27 Februari 2018 di Polres Mempawah Kalbar terhadap terperiksa oknum polisi Bripka HPS berakhir dengan hasil keputusan sebagai berikut:
1. Penempatan dalam tempat khusus selama 21 hari
2. Penundaan kenaikan pangkat selama satu tahun.

Dalam sidang yang digelar, terbukti bahwa Terperiksa Bripka HPS telah melakukan pelanggaran disiplin Polri dengan perbuatan berupa pengrusakan HP milik Hendri Susanto, seorang Wartawan  Online Bakinupdate.com bertempat di lokasi Perkebunan Sawit milik PT Gerbang Benua Raya dengan cara menembak Hp dengan menggunakan senjata api milik dinas pada tanggal 7 Desember 2017 sekitar pukul 09.00 WIB.

Sidang yang dihadiri oleh saksi korban,  para saksi yang melihat kejadian tersebut serta turut hadir juga para tokoh masyarakat Desa Muara Tiga Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Kubu Raya  Kalbar.

Tokoh masyarakat yang hadir dalam sidang displin tersebut merasa kecewa atas keterangan pada sidang yang disampaikan oleh terperiksa Bripka HPS. Tokoh masyarakat yang tidak mau disebut namanya tersebut berpendapat bahwa keterangan yang disampaikan oleh terperiksa tidak sesuai dengan fakta, data-data dan bukti di lapangan yang ditemukan masyarakat dan disaksikan pula oleh Babinsa dan Koramil Batu Ampar.


Kasus ini berawal dari adanya temuan masyarakat tentang kayu log di pinggir Hutan Rakyat yang diduga hasil dari ilegal loging. Panjang kayu tersebut lebih kurang 4 meter dan berjumlah 200 batang log. Temuan tersebut langsung dilaporkan kepada Kepala Desa, Babinsa dan Koramil.

Atas temuan kayu yang diduga kayu ilegal  tersebut, masyarakat lalu melaporkannya kepada Kapolsek Batu Ampar beserta Muspika untuk ditindaklanjuti secara hukum karena berdasarkan dugaan ada terlibat oknum polisi  dan oknum karyawan PT Gerbang Benua Raya yang terlibat dalam temuan kayu ilegal tersebut.

Terperiksa Bripka HPS dalam persidangannya menjelaskan alasan ia  melakukan Ilegal Loging adalah untuk mencari tambahan dan kayu tersebut akan dipergunakan untuk membangun sarang walet dan kayu yang digunakan adalah kayu yang sudah jadi dalam bentuk papan dan kayu segi dan jumlahnya adalah 200 batang.

Tokoh masyarakat yang tidak mau disebut namannya tersebut menyesalkan atas apa yang disampaikan di muka sidang yang tidak sesuai fakta.

"Fakta yang sebenarnya, kayu itu adalah kayu dalam bentuk kayu log yang masih harus diolah. Keterangan terperiksa adalah keterangan bohong." katanya sedikit geram.


Hendri Susanto selaku korban menjelasakan kepada awak media, bahwa laporan yang dibuat olehnya sudah terbukti dalam persidangan. Bripka HPS dinyatakan bersalah.
"Terperiksa dinyatakan bersalah, telah melanggar disiplin Polri, dan telah diberikan sanksi."

Ditanya mengenai HP miliknya yang mengalami kerusakan, Hendri menjelaskan bahwa tuntutan ganti rugi akan ditempuh melalui jalur perdata sehubungan dia berprofesi jaurnalis, HP adalah alat perangkat kerjanya setiap hari yang selalu dibawa kemana-mana terutama digunakan dalam meliput dan melakukan investigasi.

"Dengan rusaknya HP milik saya, saya tidak bisa berkomunikasi dengan rekan kerja dan terhambatnya tugas-tugas liputan yang pemberitaan yang disampaikan kepada redaksi di Bandung." tegas Hendri kepada wartawan seusai sidang.

Dikatakan lebih lanjut mengenai upaya hukum atas sanksi terperiksa Bripka HPS, Hendri meyerahkan semuanya kepada penasihat hukumnya, Bapak Untung Suprapta, SH.

Ia berharap, karena ia seorang jurnalis, Undang-uandang Pers Nomor 40 Tahun 1999 harus ditegakkan.

"Waktu kejadian saya sedang giat peliputan, dengan tiba-tiba dibentak-bentak,  Hp dirampas lalu ditembak, dan itu menurut saya sudah melanggar Undang-undang Pers, Pasal 18, tentang menghalang-halangi tugas wartawan." tuturnya.


Baca juga berita terkait:

Akhirnya Oknum Polisi Penembak HP Wartawan Online itu Disidang Propam Polres Mempawah

Oknum Polisi Diduga Intimidasi Wartawan Online Dan Tembak HPnya Hingga Bolong

Oknum Polisi Polsek Batu Ampar Polres Mempawah Kalbar, Akhirnya Dilaporkan !!


Laporan Koowil Kalbar/Yusran




Tidak ada komentar

MEDIA BAKIN. Gambar tema oleh 5ugarless. Diberdayakan oleh Blogger.