Ini Alasannya, Mengapa KPK Tak Bawa Bupati Bandung Barat ke KPK Selasa Malam


BAKINUPDATE.COM,- Jakarta - Tim Anti Rasuah Komisi Pemberantasan Korupsi  menggelar Operasi Senyap OTT KPK  pada Selasa malam 10 April 2018 di Kabupaten Bandung Barat yang menjaring 6 PNS.

Keenam yang terjaring oeprasi senyap tersebut malam itu juga langsung dibawa ke gedung KPK Jakarta untuk diadakan pemeriksaan lebih lanjut. Barang bukti yang disita dalam operasi tersebut adalah duit 400 juta yang diduga berasal dari transaksi suap menyuap.

Dalam operasi tersebut, Bupati Bandung Barat, Abu Bakar ikut diklarifikasi dan  pemeriksaan awal  oleh tim penyidik KPK di rumah dinasnya di kawasan Kota Baru Parahyangan.

Juru bicara KPK menjelaskan, bahwa seharusnya KPK membawa juga Bupati Bandung Barat untuk diadakan pemeriksaan di Jakarta. Akan tetapi karena alasan kemanusiaan, KPK menangguhkan untuk emmbawa Abu Bakar ke Jakarta.  Diketahui, Bupati Bandung Barat tersebut beralasan sakit.

"Atas dasar kemanusiaan, Tim mempertimbangkan untuk tidak membawa Bupati malam tadi ke Jakarta, dan meminta Bupati membuat surat pernyataan, serta tim melakukan pemeriksaan awal terhadap Bupati di rumah yang bersangkutan," ujar Febri Diansyah kepada wartawan, Rabu, 11 April 2018 di Jakarta.

Dikatakan lebih lanjut oleh Febri, bahwa saat ini Tim Penyidik KPK dan Kepolisian sedang berada di Rumah Sakit Beuromius untuk mendampingi pengobatan Bupati Abu Bakar.


Sebagai informasi tambahan dari redaksi, Bupati Abu Bakar akan segera mengakhiri masa jabatannya. Abu Bakar menjabat bupati  Bandung Barat sudah 2 periode. Kabupaten Bandung Barat adalah salah satu daerah yang akan menyelenggarakan Pilkada Bupati, di mana istri Abu Bakar yang bernama Elin Abu Bakar mencalonkan juga untuk bertarung di Pilkada Bandung Barat.

Selain menjabat Bupati, Abu Bakar juga tercatut sebagai Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kabupaten Bandung Barat.



Biro Jabotabek/Aswan Carlos

Tidak ada komentar

MEDIA BAKIN. Gambar tema oleh 5ugarless. Diberdayakan oleh Blogger.