Saracen Tak Terbukti Sebarkan Ujaran Kebencian dan Sara, Jusriadi Dapat Vonis 10 Bulan Penjara


BAKINUPDATE.COM,- Pekanbaru - Heboh gonjang ganjing bahwa Saracen sebagai penyebar ujaran kebencian dan isu SARA, akhirnya sah tidak terbukti. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pekanbaru tidak menemukan bukti bahwa Saracen sebagai kelompok penyebar isu hoax, hate speech ataupun isu SARA.

Hal itu dikatakan oleh salah satu Majelis Hakim pada saat membacakan putusan atas terdakwa Jasriadi, yang disebut-sebut sebagai pentolan Kelompok Saracen di Pengadilan Negeri Pekanbaru, Jumat 6 April 2016.

Majelis yang diketuai oleh Hakim Asep Koswara memutuskan bahwa Jasriadi tidak terbukti melakukan perbuatan yang disangkakan.

Meskipun tidak terbukti melakukan seperti yang disangkakan, Jusriadi dijerat dengan dakwaab ilegal akses.

Putusan hakim yang menjeratnya dengan dakwaan ilegal akses, terdakwa Jusriadi tidak pernah melakukan ilegal akses ke akun facebook Sri Rahayu.

Dalam vonisnya, Majelis Hakim memutuskan Jasriadi terbukti dan sah melakukan ilegal akses ke akun facebook milik Sri Rahayu.

"Menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan dengan sengaja dan tanpa hak mengakses komputer dan atau sistem elektronik milik orang lain dengan cara apapun sebagaimana dakwaan kelima," ujar Hakim Asep membacakan vonis 10 bulan penjara.

Atas vonis 10 bulan penjara terdakwa Jasriadi menyatakan tak terima dan akan melakukan upaya hukum banding.

Terhadap vonis ini pun, jaksa menyatakan banding.



Red/amf

Tidak ada komentar

MEDIA BAKIN. Gambar tema oleh 5ugarless. Diberdayakan oleh Blogger.