Tim Saber Pungli Polres Tasikmalaya Lakukan OTT, Ciduk Oknum Penyalahguna Dana BOS


BAKINUPDATE.COM,- Tasikmalaya - Tim Saber Pungli Polres Tasikmalaya berhasil menangkap P, salah seorang anggota Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) dalam suatu Operasi Tangkap Tangan terkait penyalahgunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Tersangka PP yang merupakan kepala sekolah diduga terlibat dalam penyalahgunaan dana BOS tersebut yang mencapai 1 Milyar.

Dikutip dari galamedia.com, Kapolres Tasikmalaya AKBP Anton Sudjarwo mengatakan, petugas melakukan penyelidikan setelah mendapatkan informasi dari masyarakat yang diterima pada 7-8 Mei 2018. Selanjutnya usai penyelidikan awal, polisi melakukan OTT pada 9 Mei 2018. P ditangkap di salah satu lokasi di kawasan Kota Tasikmalaya. P saat itu diduga tengah menunggu seseorang.
Dari tangan P, kata Anton, petugas mendapati P membawa uang sekitar 145 juta. Uang tersebut disimpan dalam tas berwarna abu-abu. Setelah P berhasil diamankan dan dilakukan interogasi, Selanjutnya petugas mengembangkan kasus dengan mendatangi kantor UPTD pendidikan Kecamatan Salawu.
"Pertama kali ditemukan P membawa tas warna abu-abu dengan berisi uang 145,8 juta. Setelah dibawa kembali ke kantor, ditemukan tas kedua warna biru dengan berisi uang sebesar 659 juta. Total 800 jutaan," katanya dalam gelar perkara kasus tersebut di Mako Polres Tasikmalaya, Jumat (11/5/2018).
Berdasarkan pengakuan sementara P, lanjut Anton, ternyata selain uang yang ditas, ada juga uang penyalahgunaan dana BOS yang sudah dipergunakan. Bila dijumlahkan maka total penyalahgunaannya sudah mencapai satu miliar.
"Dalam perkembangan ada dana yang dilakukan P dan uang sudah pindah tangan dari P, tapi kita dapat jejaknya bahwa uang itu sekitar 200 jutaan. Dalam OTT ini totalnya satu miliaran," ujarnya.
Dikatakan Anton, kasus OTT ini baru yang terjadi pada satu UPTD pendidikan saja di wilayah Kecamatan Salawu. Menurutnya, kasus serupa bisa saja terjadi di UPTD lain. Namun pihaknya akan mendalami kasus di UPTS Salawu hingga tuntas.
"Ini baru satu UPTD di satu Kecamatan. Akan tetapi kalau ini di semua UPTD. Tapi kami fokus kesini dulu, bisa saja dikembangkan. Diduga praktek penyalahgunaan dana bos ini bisa saja terjadi di UPTD lain, " ujarnya.
Sementara barang bukti dan tersangka diamankan di Mako Polres Tasikmalaya untuk pengembangan lebih lanjut.

Red/amf

Tidak ada komentar

MEDIA BAKIN. Gambar tema oleh 5ugarless. Diberdayakan oleh Blogger.