Ada Proyek Ratusan Juta Rupiah, Para Kepsek SMP Dan Kepsek SD Di Purwakarta Mendadak Bungkam



BAKINUPDATE.COM,- Purwakarta - Ironis di zaman Demokrasi Keterbukaan Publik, Semenjak ada Bantuan  proyek fisik ke sekolah baik Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) para Kepsek ini kompak sulit ditemui para awak jurnalis yang ingin konfirmasi terkait proyek yang bersumber dari anggaran negara ini.

Seperti yang terpantau ruang Laboratorium di SMPN 2 Kiarapedes, Purwakarta yang menelan  anggaran Rp.279.000,000,. yang sumber dananya dari DAK Pendidikan tahun 2018. Dan Bantuan Proyek MCK di SMPN 4 Sukatani, Purwakarta, Jabar.


Dua Kepala Sekolah ini sulit ditemui awak media.

Kepala Sekolah SMPN 2 Kiarapedes, Kecamatan Kiarapedes, Purwakarta Agus Supriatna dan Kepsek SMPN 4 Sukatani Tatang terlihat menghindar konfirmasi para Jurnalis para kepsek ini mendadak  bungkam.

"Pak kepsek jarang di Sekolah sedang banyak kegiatan di luar"ujar Suherman mandor di proyek pengerjaan ruang laboratorium, pada Media , Senin (1/9)

Prilaku kepala sekolah yang mendadak bungkam sulit ditemui juga diperlihatkan di SMPN 4 Sukatani, Purwakarta.  Kepala Sekolah yang bernama Tatang sulit ditemui awak media,
Pihak media yang mencoba menghubungi melaui selularnya juga tidak pernah diangkat,  bahkan pihak awak media yang coba Konfimmasi melalui ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP di Kabupaten Purwakarta tidak bisa berbuat apa apa.

"Untuk konfirmasi Proyek silakan ke sekolah saja ."ujar Hari Wijaya Ketua MKKS SMP Kabupaten Purwakarta pada media.

Sikap  yang tidak Kooperatif juga ditunjukkan Pihak SDN Cibogo Hilir, Plered, Purwakarta yang terlihat enggan dikonfirmasi awak media.

"Ibu kepsek tidak ada sedang Rapat " ujar salah seorang guru di sekolah ini

Namun,  anehnya ketika dikonfirmasi ulang kembali oleh para Jurnalis,  kepsek SD Cibogo, Plered Purwakarta meminta maaf atas sikapnya selama ini.

"Maaf selama ini kami menghindar karna takut dikonfirmasi Proyek." papar Yeti Heryeti Kepsek SDN Cibogo Hilir pada Media .


Terkait adannya fenomena ini,  tokoh Masyarakat menilai pembinaan para kepala sekolah di Purwakarta perlu ditingkatkan lagi .

"dijaman demokrasi keterbukaan publik ironis masa masih  kepsek di Purwakarta  yang sulit ditemui oleh awak.media ini pertanda apa?apakah pembinaan selama ini belum maksimal."Ujar Munawar tokoh pemuda di Purwakarta

Data Dari Dinas Pendidikan (Disdik) Purwakarta menyebutkan bahwa bantuan fisik bagi SD dan SMP yang terdiri dari yakni Rehab Ruang Kelas, Pembuatan ruang Perpustakaaan, Ruang Laboratorium dan pembuatan ruang MCK bagi Sekolah Dari SD dan SMP di Purwakarta jumlahnya sekitar 50 Sekolah dapat bantuan proyek uang negara ini.(Netizen fuljo)
Posting Komentar
MEDIA BAKIN. Gambar tema oleh 5ugarless. Diberdayakan oleh Blogger.