Penetapan Rektor Unpad Ditunda, Majelis Wali Amanah Akan Kaji Ulang Proses Seleksi

Majelis Wali Amanat Unpad Rudiantara tengah menjelaskan tentang pengunduran pemilihan Rektor Unpad Unpad periode 2019-2024.

BAKINUPDATE.COM,- Bandung - Penetapan Rektor Unpad yang rencananya akan dilakukan Sabtu, 27 Oktober 2018 ditunda.

Alasan ditundanya penetapan tersebut karena Majelis Wali Amanah akan mengkaji ulang proses seleksi yang telah dilakukan.

Menurut keterangan dari Majelis Wali Amanah Unpad,  Proses seleksi Rektor Unpad periode 2019-2024 diperpanjang.

Majelis Wali Amanat (MWA) akan mengkaji ulang proses seleksi yang telah dilakukan. 

Proses seleksi Rektor Unpad telah berlangsung sekitar tiga bulan lalu. Berbagai tahapan telah dilakukan hingga akhirnya terjaring tiga calon rektor baru yaitu Aldrin Herwany, Phd (Fakultas Ekonomi dan Bisnis) Prof. Atip Latipulhayat, Phd (Fakultas Hukum) dan Prof. Dr. Obsatar Sinaga (Fakultas  Ilmu Sosial dan Politik)

Seperti diberitakan di berbagai media,pemilihan rektor Unpad kali ini menjadi sorotan berbagai pihak karena terjadinya dinamika dan intrik di tengah berlangsungnya proses tersebut.
Hasil gambar untuk pemilihan rektor unpad 2019

Ketua Majelis Wali Amanah Unpad, Rudiantara dalam konfrensi pers di Gedung Magister Manajemen, Jalan Dipati Ukur Bandung menjelaskan, Sabtu, 27 Oktober 2018

"Pertama kami sampaikan bahwa dalam proses ini sampai dengan tadi rapat pleno ada dinamika dari proses pemilihan rektor ini. Dinamika ini kami sikapi dengan kemungkinan harus melakukan perbaikan dari proses (seleksi)," 

Dijelaskan lebih lanjut bahwa, pengkajian ulang tahapan seleksi akan dilakukan hingga dua minggu ke depan. Pihaknya akan menampung semua masukan dan memperbaiki proses seleksi agar bisa menghasilkan pemimpin Unpad yang baik. 

"Karena ada review dari proses mungkin akan ada perubahan proses, nah sekarang sedang dilakukan review atas proses itu sendiri berdasarkan masukan dari stakeholder utama," ucapnya. 

Dia menegaskan, perbaikan proses seleksi ini bukan untuk mengundur penetapan Rektor Unpad. Namun dia ingin proses seleksi ini berjalan baik, transparan serta tidak ada kecacatan. 

Selain itu, penundaan ini juga tidak menyalahi aturan. Berdasarkan statuta Unpad nomor 51 penetapan rektor baru ini dilakukan maksimal tiga bulan sebelum masa jabatan rektor berakhir. 

"Masa berakhir jabatan rektor 13 April 2019. Selama-lamanya penetapan (rektor baru) bulan Januari tanggal 13 kita sudah menetapkan rektor untuk periode 2019-2024," katanya.



Biro Bandung/Pipin




Tidak ada komentar

MEDIA BAKIN. Gambar tema oleh 5ugarless. Diberdayakan oleh Blogger.