Bupati Boyolali Seno Samudro Dilaporkan ke Bareskrim, Terkait Pidatonya Sebut Prabowo Asu


BAKINUPDATE.COM,- Jakarta - Bupati Boyolali, Seno Samudra dilaporkan ke polisi atas perkataannya yang menyebut Prabowo Asu.

Seno yag merupakan kader PDI Perjuangan, dilaporkan oleh para pendukung Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto.

Para pendukung Capres Prabowo tak terima atas penyebutan Asu kepada Prabowo.

"Perkataan Bupati Boyolali patut diduga merupakan tindak kejahatan," kata Ahmad Iskandar sesaat sebelum masuk Gedung Bareskrim di Gambir, Jakarta Pusat, Senin (5/11).

Baca juga
Pakar Komunikasi: "Tampang Boyolali" Bukan Sebagai Bentuk Penghinaan Melainkan Bentuk Komunikasi Simbol Yang Sukses

Pernyataan Seno, katanya, menimbulkan permusuhan, kebencian ataupun penghinaan terhadap suatu golongan rakyat Indonesia. Dilontarkan dengan sengaja yang untuk membuat keonaran.

"Karena yang dituju dari pernyataannya tersebut adalah seorang calon presiden yang juga banyak memliki pendukung di kalangan rakyat," ujarnya.

Dengan begitu, kata Ahmad, Bupati Boyolali Seno Samodro diduga melanggar pasal 156 KUHP Jo pasal 14 dan 15 UU No 1/1946.

"Kami bawa bukti-bukti, seperti video, screen capture pernyataan di media online," pungkas Ahmad.



Red/amf

Tidak ada komentar

MEDIA BAKIN. Gambar tema oleh 5ugarless. Diberdayakan oleh Blogger.