Eggi Sudjana Laporkan Kapitra Ampera ke Polisi Terkait Ancaman Pembunuhan


BAKINUPDATE.COM,- Jakrta - Politikus Partai Amanat Nasional (PAN), Eggi Sudjana bersama Tim Advokat Pembela Ulama dan Aktivis resmi melaporkan politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Kapitra Ampera ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri.
Eggi melaporkan Kapitra atas tudingan dugaan ancaman pembunuhan. Laporan Eggi resmi diterima dengan laporan LP/B/1675/XII/2018/Bareskrim. Eggi mengaku mendapatkan ancaman dari Kapitra yang ingin memecahkan kepalanya.
“Saya menggunakan hak hukum saya, merasa diperlakukan adanya tindak pidana oleh saudara Kapitra yang menantang untuk berantam. Dengan pengertian akan dipecahkan kepala saya,” kata Eggy, di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (25/12)

Baca juga:
Dilaporkan Eggi Sudjana ke Bareskrim, Kapitra Ampera: Emang Gua Apaan? Kalau Cari Sensasi Jangan Yang Murahan

Eggi mengatakan ancaman terhadap dirinya dilakukan seorang kader PDIP atas perintah Kapitra lewat sambungan telepon. Menurut Eggi percakapan telepon tersebut berlangsung sekitar 3 menit pada Senin (24/12).
“Bang ada pesan dari Kapitra suruh sampaikan ke abang, abang mau dipecahkan kepalanya,” kata Eggi menirukan percakapan telepon dengan orang yang disuruh Kapitra.
Namun, Eggi mengaku tak mengetahui maksud ancaman yang disampaikan Kapitra melalui salah seorang kader PDIP itu. Dia mengatakan telah menyerahkan sejumlah bukti pendukung terkait laporan yang dirinya buat hari ini.
“Sebenarnya urusannya apa nggak tau lah. Nah, ini harus diklarifikasi nggak boleh sembarangan,” kata Kapitra.
Eggi melaporkan Kapitra dengan dugaan melanggar Pasal 29 juncto Pasal 45 ayat (3) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik juncto Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE juncto Pasal 55 KUHP.
Dikonfirmasi terpisah, Kapitra membantah melakukan ancaman pembunuhan kepada Eggi. Calon anggota legislatif dari PDIP itu pun mempertanyakan siapa sosok yang diklaim Eggi diminta dirinya untuk menyampaikan ancaman.
“Siapa yang nyuruh. Loh kok kader PDIP, siapa yang telepon dia itu? Dia tahu enggak orang yang telepon itu. Itu enggak bener,” kata Kapitra.
Kapitra mengatakan tak memiliki keuntungan melakukan ancaman kepada Eggi. Dia menuding Eggi telah melakukan fitnah terhadap dirinya. Terlebih, kata Kapitra, Eggi bukan siapa-siapa di negara ini.
“Apa untungnya saya bunuh dia (Eggi), dia itu siapa si. Dia kan bukan siapa-siapa di republik ini. Dia rakyat biasa aja, bukan capres, bukan konglomerat, lalu hubungannya sama saya apa,” ujar dia.***


Red/amf

Tidak ada komentar

MEDIA BAKIN. Gambar tema oleh 5ugarless. Diberdayakan oleh Blogger.