Kado Akhir Tahun, Satreskrim Polres Bangkalan Hadiahi 5 Kasus Terungkap


BAKINUPDATE.COM,- BANGKALAN -Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bangkalan sukses memberikan kado pada masyarakat dengan mengungkap 5 (lima) kasus dengan jumlah tersangka sebanyak 6 (enam) orang. Keberhasilan ungkap kasus tersebut dirilis langsung oleh Kapolres Bangkalan, AKBP Boby Pa’ludin Tambunan SIK MH dalam Konferensi pers (press Release) yang digelar dihalaman Markas Komando Kepolisian Resort Bangkalan pada hari Senin (31/12/2018) siang.

Kado akhir tahun Satreskrim Polres Bangkalan yang dikomandani oleh AKP Jenis Al Jauza tersebut merupakan langkah kepolisian resort Bangkalan dalam mengurangi angka kriminalitas di wilayah hukum Polres Bangkalan.

Kapolres Bangkalan, AKBP Boby Pa’ludin Tambunan SIK MH dalam keterangan persnya menyampaikan,”Hari ini kita merilis penutupan akhir tahun hasil ungkap kasus teman-teman Satreskrim, kita berhasil mengungkap pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor, pencurian dengan kekerasan yang korbannya adalah perempuan khususnya anak-anak dibawah umur dengan sasaran menjambret Handphone yang cukup marak terjadi beberapa waktu yang barusan.”


Boby kemudian melanjutkan,”Kita tangkap pelakunya yang telah melakukan (TKP) di jalan Asmara (Jalan kembar Desa Bilaporah Kecamatan Socah, Bangkalan) itu tanggal 1 Oktober lalu dan tanggal 13 Desember bahkan kita bisa mengungkap kasus satu curas handphone (jambret HP) yang terjadi 3 Oktober kemarin yang korbannya sampai terjatuh dan dirawat di rumah sakit.”

6 (enam) orang tersangka yang diamankan tersebut antara lain berinisial ARH (43 tahun) warga Desa Keleyan Kecamatan Socah, RH (43 tahun) warga Desa Telang Kecamatan Kamal, MSB (33 tahun) warga Desa Talokwohwojo Kabupaten Blora Jawa tengah, SN (36 tahun) warga Desa Sendeng Kecamatan Labang, ARS (33 tahun) warga Leban Kelurahan Bancaran Kecamatan kota Bangkalan serta AR (41 tahun) warga Desa Jeddih Kecamatan Socah.

“Tindakan tegas dan terukur terpaksa dilakukan dikarenakan pada saat mengamankan para tersangka ini melawan petugas.” Tutur Boby yang kemudian dilanjutkan,”Perlu kami sampaikan juga pada teman-teman media, Alhamdulillah angka begal sudah sangat jauh turun namun pencurian dan pembobolan kos – kosan di Telang atau daerah kampus UTM marak terjadi.”

Boby lantas melanjutkan,”Kita dapat lakukan penangkapan 2 orang, pengakuannya ada 11 TKP bahkan. Pengakuan tersangka ini bekerja sebagai penjaga kos-kosan sehingga sehari – hari mereka lebih mengetahui dan memudahkan kedua tersangka ini melakukan aksinya.”

“Sasarannya apa saja yang memungkinkan seperti sepeda motor, handphone, laptop yang dimiliki anak-anak kos.” Jelas Boby yang kemudian melanjutkan dengan himbauan,”Untuk adik-adik mahasiswa dapat meningkatkan kewaspadaannya agar terhindar dari tindakan pencurian, salah satunya dengan menjadi polisi bagi dirinya sendiri, yakni jangan lengah, tetap memperhatikan keamanan ketika memarkir kendaraan, ketika meninggalkan kos-kosan pastikan dalam keadaan terkunci. Saya himbau juga pada para pemilik kos-kosan agar diperhatikan juga keamanan kos-kosannya, syukur- syukur dilengkapi dengan cctv maupun disiapkan penjaga yang bisa memastikan keamanan ketika mahasiswa atau anak kosnya pergi belajar.” Tutup Boby menutup penjelasannya dalam rilis tersebut.



Biro Madura Raya
Pewarta: Ahsanul Ahsan SE

Tidak ada komentar

MEDIA BAKIN. Gambar tema oleh 5ugarless. Diberdayakan oleh Blogger.