Terungkap, 1451 Tabloid Indonesia Barokah Diamankan Bawaslu Bangkalan


BAKINUPDATE.COM,-BANGKALAN - Bawaslu Kabupaten Bangkalan mengadakan rapat koordinasi dengan Kantor Pos Bangkalan, Kodim 0829/Bangkalan, Kepolisian Resort Bangkalan, KPU Bangkalan, Bakesbangpol Kabupaten Bangkalan, Diskominfo Kabupaten Bangkalan, Kementerian Agama Bangkalan, Dewan Masjid Indonesia cabang Bangkalan serta Tim Sukses dari masing-masing pasangan calon Presiden pada hari Senin (29/01/2019). Rapat koordinasi yang dimulai dari pukul 13.00 WIB tersebut dibuka oleh Ketua BAWASLU, Achmad Mustain Saleh sebagai tindak lanjut dari langkah yang diambil Bawaslu pada hari Jum’at (25/01/2019) yang lalu.

Baca juga
Bawaslu Bangkalan Madura Cekal 982 Amplop Coklat Diduga "Tabloid Indonesia Barokah"

Dalam kesempatannya, Kepala Kantor Pos cabang Bangkalan, Setyo Sumarjono menjelaskan tentang yang diterimanya sebagai pelaksana penyampaian berita,”Sebetulnya tabloid ataupun surat ataupun kiriman adalah penyampaian berita.” Selanjutnya, Setyo menjelaskan bahwa   penyampaian berita bisa secara tertulis, terekam, tergambar yang dipercayakan oleh PT. Pos Indonesia termuat dalam Undang-undang Nomor 6 Tahun 1986 atau Peraturan Pemerintah Nomer 37. “Kami sudah melakukan sesuai perundang – undangan, bahwa tabloid itu dikirimkan. Kalau dilihat,  tabloid itu dikirimkan secara tertutup, disitu cuma ada tulisan dari Indonesia Barokah yang dikirimkan oleh si pengirim adalah Bekasi. Dikirimkan melalui kantor pos Jakarta Selatan dan dikirimkan melalui porto dibayar. 

Setyo menjelaskan jika menggunakan pengiriman Porto dibayar, Pihak Kantor Pos tidak mengetahui secara detail jumlah – jumlahnya ada berapa pucuk yang diterima di Bangkalan atau yang tersebar didaerah lainnya karena kiriman tersebut tidak terbukukan atau tidak ter- collect secara sistem. “Perlu diketahui bahwa Kantor Pos Cabang Bangkalan ini membawahi 2 Kabupaten. Yakni Kabupaten Bangkalan dan Kabupaten Sampang.” Terang Setyo.


Setyo menceritakan saat Kamis (24/01/2019) pagi kiriman diterima, kemudian disortir dan Kamis siang langsung didistribusikan sesuai dengan kecamatan-kecamatan yang ada dalam surat tersebut. “Pada hari Jum’at (25/01/2019) kami kedatangan Bawaslu, Polres Bangkalan dan Bakesbangpol. Karena ada permintaan secara lisan, kami menarik ulang kargo tersebut.” Tutur Setyo.

“Secara hitungan kami, untuk kantor pos Bangkalan terkumpul sebanyak 1451 (seribu empat ratus lima puluh satu) amplop sedangkan untuk kantor pos Sampang sebanyak 437 (empat ratus tiga puluh tujuh) dan kami masih menahan sambil menunggu fatwa atau petunjuk lebih lanjut.” Papar Setyo.

Kepala Bakesbangpol Kabupaten Bangkalan, Sugeng Tommy Firyanto, SP,MM mengungkapkan,”Data yang kami peroleh, dalam 1 (satu) amplop berisi 3 hingga 4 eksemplar tabloid tersebut. Jika tabloid tersebut beredar di masyarakat akan menimbulkan keresahan.” Lebih lanjut, Tommy mengatakan lebih mempertimbangkan dalam hal menjaga kondusifitas suatu daerah.

Sedangkan ketua Bawaslu Kabupaten Bangkalan, Achmad Mustain Saleh, pada wartawan anggota Organisasi Pers yang turut diundang dalam rakor tersebut menyampaikan,”Selama ini kondusifitas Kabupaten Bangkalan menjelang hari H sudah terjaga. Kita tidak ingin kondusifitas yang sudah dibangun Polri, TNI ini terganggu karena sesuatu hal yang baru masuk ke Bangkalan.”

Dengan semangat kondusifitas itulah, hari ini kita berkumpul bersama. “Sementara kita HOLD, kita pending untuk pengirimannya dan untuk permintaan Kepala Kantor Pos mengenai surat secara tertulis sebagai dasar kantor pos menahan peredaran Amplop tersebut , kita sepakat untuk membawa kepada para petinggi kita, Forkopimda.”tutur Mustain.



Biro Madura Raya
Pewarta: Ahsanul Ahsan SE

Tidak ada komentar

MEDIA BAKIN. Gambar tema oleh 5ugarless. Diberdayakan oleh Blogger.