Ini Penjelasan Dirdukcapil, WNA Memang Bisa Miliki KTP Elektronik Asal Memenuhi Syarat


BAKINUPDATE.COM,- Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrullah menjelaskan informasi terkait adanya warga negara asing (WNA) yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP). Dia menyebut hal itu bukan sesuatu yang baru.
Zudan mengatakan, Undang-undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan menyebut, WNA bisa mendapatkan KTP selama memenuhi persyaratan. Itupun formatnya beda, yakni di dalam KTP ada keterangan asal negaranya.
"WNA yang sudah memenuhi syarat dan memilik izin tinggal tetap dapat memiliki KTP elektronik. Ini sesuai dengan UU Administrasi Kependudukan. Sehingga tidak haram WNA punya KTP elektronik," ujarnya di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (26/2).
Zudan menambahkan, syaratnyapun ketat, seperti harus punya izin tinggal tetap yang diterbitkan dari imigrasi. Selain itu, jangka waktunya bukan seumur hidup, melainkan menyesuaikan masa tinggalnya.
"Bisa satu tahun, dua tahun, atau tiga tahun," imbuhnya.
Zudan juga menegaskan, KTP WNA tidak bisa digunakan untuk mengikuti coblosan Pemilu. "Karena syarat untuk mencoblos adalah WNI. Kalau dibawa ke TPS orang langsung tahu dibaca KTP-nya, 'Oh ini warga negara asing'" tuturnya.
Sebelumnya, beredar informasi di sosial media terkait adanya WNA yang memiliki KTP di daerah Jawa Barat.
Editor : Estu Suryowati Reporter : Folly Akbar/Jawa Pos

Red/amf

Tidak ada komentar

MEDIA BAKIN. Gambar tema oleh 5ugarless. Diberdayakan oleh Blogger.