Polsek Cicendo Bandung Tangkap Residivis Pelaku Pencurian dengan Kekerasan


BAKINUPDATE.COM,- Bandung - Jajaran Reskrim Polsek Cicendo Polrestabes Bandung berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan yang dilakukan oleh residivis kambuhan, Aris Sutarman alias Buta (38).
Aris alias Buta ditangkap di rumah kos - kosan di daerah Ngamprah Kabupaten Bandung Barat, Jumat, 22/2/19.

Dalam penangkapan itu, pelaku pada saat akan ditangkap berusaha melarikan diri. Namun, petugas dengan sigap melakukan tindakan tegas terukur dengan ditembak kaki kanannya.

Barang bukti yang diamankan dari pelaku adalah 1 (satu) unit kendaraan Sepeda Motor Merek Yamaha Mio J CW F1 Warna Hitam,  Nopol D 8134 KY tahun 2014. dan 1 (satu) unit sepeda motor Merek Scopy Nopol D 2282 JA warna putih tahun 2011.

Salah satu aksi kejahatan yang dilakukan pelaku adalah ketika pelaku pada Sabtu, 21/04/2018 sekitar pukul 04.00 WIB di PT Samson Jaya, Jalan Gunung Batu, Kelurahan Sukaraja Kecamatan Cicendo Kota Bandung  menggedor-gedor pintu kantor.

Setelah korban keluar membuka pintu, pelaku dengan kasar berkata "Eta motor saha? Mana konci jeung suratna?" (itu motor siapa? Mana kunci dan suratnya?")

Kemudian pelaku masuk sambil memperlihatkan pisau yang diselipkan di pinggangnya. Pelaku pun langsung mengambil kunci speda motir dan suratnya lalu kabur membawa barang curiannya.

Kanit Reskrim Polsek Cicendo, AKP Saleh Havianto  dalam keterangan tertulisnya menyatakan bahwa modus operandi yang dilancarkan pelaku adalah Pelaku dalam setiap aksi kejahatannya selalu meminta kunci kendaraan sepeda motor korban berikut surat-surat sambil menodongkan senjata tajam sejenis pisau.dan kalau korban tidak menuruti kemauan pelaku, maka tidak segan pelaku melukai korbannya.

Para pelapor yang pernah menjadi korban kejahatan pelaku yang lapor ke Polsek Cicendo, di antaranya Dodi Hariadi. Deden Efendi dan Riki Al Balad.

Kapolsek Cicendo,  Kompol Edi Kusmawan, SH, MH menghimbau kepada masyarakat yang pernah menjadi korban kejahatan pencurian pelaku agar segera melapor ke polisi.

Atas perbuatannya, pelaku disangkakan melanggar pasal 365 KUH Pidana  dan terancam hukuman maksimal 9 tahun penjara.


Biro Kota Bandung
Ayah Dedi




Tidak ada komentar

MEDIA BAKIN. Gambar tema oleh 5ugarless. Diberdayakan oleh Blogger.