SK Dianggap Cacat Hukum , Gaji 7 Staf Desa Mangge Asi Akan Diberhentikan.

Pertemuan warga desa mangge asi dengan BPMPD dan camat dompu di ruang rapat paripurna Dewan, jum'at (27/01)

BAKINUPDATE.COM, DOMPU NTB - Pemerintah Kabupaten Dompu Memberhentikan gaji ke tujuh staf Desa Mangge Asi, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu. Jum'at (27/01).

Dalam hal ini Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) akan melayangkan surat kepada Dinas PPKAD untuk diberhentikan pembayaran gaji terhadap tujuh staf yang di anggap bermasalah, sebagaimana temuan-temuan ditingkat lembaga Desa bahwa diantara tujuh staf  tersebut dianggap cacat dan tidak dengan prosedural yang di tetapkan dalam undang - undang nomor 6 tahun 2014, tentang desa.

Bahwa landasan tersebut dalam penjelasanya merupakan sebagai pedoman untuk mengambil sebuah keputusan, sebelum bertindak lebih jauh, serta memahami aturan-aturan yang sudah diterapkan diberbagai unsur kepemimpinan namun bukan berdasarkan unsur kepentingan semata.

Hal tersebut merupakan salah satu dari beberapa poin kesepakatan pertemuan dalam dialog di DPRD Dompu pada Jumat (27/01). Pertemuan itu dihadiri masyarakat dan pemuda Mangge Asi, Camat Dompu, pihak DPMPD dan beberapa anggota DPRD Dompu.

Diketahui, SK Kades Mangge Asi Suharlan yang mengangkat ketujuh staf desa itu dianggap tidak prosedural, tanpa mekanisme dan peraturan yang jelas, Sehingga, Pemkab Dompu menyatakan SK itu cacat hukum dan segera di fakumkan (batal).

Sebagaimana disampaikan Kabid Administrasi Desa DPMPD Kabupaten Dompu Drs M. Ali, dalam pertemuan di Dewan pada Jumat lalu, pihaknya Bupati melalui DPMPD akan segera mengeluarkan dan mengirimkan surat kepada Dinas PPKAD. Bahkan, disepakati, surat dimaksud akan dilayangkan Senin, 30 Januari 2017.

“Inti surat itu meminta penghentian pembayaran gaji bagi tujuh staf Desa Mangge Asi, karena pengangkatannya melalui SK Kades yang dianggap tanpa mekanisme dan prosedur yang berlaku,” tegas Ali.

Unjukrasa warga desa mangge asi atas tuntutanya terjawab lewat pertemuan tersebut dan mengapreseasi sikap tegas pihak Pemkab. Dompu  menurutnya tidak sia-sia atas Gerakan Rakyat Desa Mangge Asi (GERAM). Salah satu tokoh pemuda Mangge Asi, Edu Manggali Wara mengatakan salut dengan sikap Dinas PMPD Dompu. Namun, selebihnya dia mengharapkan kesepakatan yang dibuat bersama di DPRD itu benar-benar diwujudkan oleh pihak Pemkab Dompu.

“Kita tunggu hasilnya. Apakah DPMPD benar-benar bersurat atau hanya janji saja,” tegasnya.

Reporter : Erwinsyah
MEDIA BAKIN. Gambar tema oleh 5ugarless. Diberdayakan oleh Blogger.