Kepala Desa Mangge Asi "Suharlan" Terancam Dipecat

Pertemuan warga desa mangge asi dengan BPMPD dan camat dompu di ruang rapat paripurna Dewan, jum'at (27/01)

BAKINUPDATE.COM, DOMPU NTB - Tujuh staf desa di anggap masalah akan dinonaktifkan gajinya. Suharlan Kepala Desa (Kades) Mangge Asi, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, terancam dipecat.

Bukan hanya sebatas ancaman, akan tetapi dapat dinyatakan apabila Suharlan tetap bandel dan ngotot tidak mencabut Surat Keputusan (SK)-nya tentang pengangkatan tujuh staf desa yang dianggap tidak dengan prosedural yang jelas.

Sebagai penerima mandat langsung dari Bupati Dompu, ditegaskan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Dompu akan segera mengeluarkan surat Peringatan Pertama (SP1) kepada Kades Suharlan karena tidak mengindahkan surat Bupati yang memerintahkan untuk segera mencabut SK tersebut.

Peringatan keras oleh DPMPD terhadap Suharlan dengan bertoleran memberikan batas waktu untuk mencabut Surat Keputusan (SK) pengangkatan ke tujuh staf yang dianggap tidak melalui prosedural, dan ditentukan dalam waktu tiga hari. “Jika setelah tiga hari tidak diindahkan juga maka akan dikeluarkan SP2,” tegas Kabid Administrasi Desa DPMPD Kabupaten Dompu Drs M. Ali, dalam pertemuanya Dompu, Jumat (27/01).

Selanjutnya apa bila surat SP2 masih saja tidak diindahkan oleh Suharlan, juga dalam waktu yang di tentukan (3 hari), maka dapat dipastikan Suharlan dipecat dari jabatan Kepala desanya. Selebihnya Akan dikeluarkan surat pemberhentian sebagai Kepala Desa, sebagaimana hasil kesimpulan pertemuan tersebut dapat ditarik benang merahnya tanpa tolerir dan hal itu merupakan salah satu poin menjadi harga mati, kesepakatan dalam pertemuan, dialog yang dipimpin Ketua Badan Legislasi DPRD, Kurnia Ramadhan. Pertemuan itu dihadiri masyarakat dan pemuda Mangge Asi, Camat Dompu, pihak DPMPD dan beberapa anggota DPRD Dompu.

Reporter : Erwinsyah
MEDIA BAKIN. Gambar tema oleh 5ugarless. Diberdayakan oleh Blogger.