Mensos Resmikan Kampung Kesetiakawanan Sosial Kota Padang


BAKINUPDATE.COM, PADANG - Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa hari ini meresmikan Kampung Kesetiakawanan Sosial Saiyo Sakato di Kota Padang, Sumatera Barat, yang khusus diperuntukkan bagi gelandangan dan pengemis.

Mensos juga menyerahkan bantuan bahan bangunan senilai Rp30 juta per rumah, bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) masing-masing Rp5 juta per kepala keluarga, dan bantuan isi rumah senilai Rp3 juta per rumah bagi penghuni Kampung Saiyo Sakato.

"Kalau Bapak, Ibu betul-betul bekerja keras pasti akan bisa keluar dari kemiskinan dan tidak lagi mengemis di jalanan. Ini PR kita bersama," kata Menteri Sosial, seperti dikutip dari antara.

Kampung Kesetiakawanan Sosial merupakan bagian dari Program Desaku Menanti dari Kementerian Sosial dan pemerintah daerah yang ditujukan untuk mengatasi masalah gelandangan dan pengemis.

Khofifah menjelaskan bahwa pada 2015 kementerian bekerja sama dengan dinas-dinas sosial memetakan kota-kota dengan jumlah gelandangan dan pengemis tinggi serta menetapkan target Indonesia Bebas Anak Jalanan dan Gepeng pada Desember 2017.

"Target kita susun bersama dan kesuksesan program ini tergantung pemda," katanya.

Direktur Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang Sonny Manalu mengatakan Program Desaku Menanti melibatkan enam unsur yaitu Kementerian Sosial, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, lembaga swadaya masyarakat, gelandangan dan pengemis, serta masyarakat.

"Jadi wujudnya sebuah kampung, dari yang awalnya di kolong jembatan, yang tidur di kardus, sekarang diberikan rumah yang layak. Jadi mencabut persoalan dari akarnya," ujar Sonny.

Desaku Menanti diluncurkan tahun 2014 di Pasuruan, lalu di Yogyakarta, dan Malang.

Sonny mengatakan tahun ini pemerintah sedang menyiapkan pembangunan model kampung yang sama di Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Syarat pelaksanaan program Desaku Menanti, menurut dia, yang utama pemerintah daerah menyediakan lahan, anggaran, infrastruktur pendukung, dan tenaga pendamping serta mengoordinasi warganya yang menjadi pengemis dan gelandangan.

Sementara Kementerian Sosial membuat model kampung dan memberikan bantuan bimbingan sosial keterampilan bagi calon penghuni kampung sesuai dengan minat dan bakat mereka.
MEDIA BAKIN. Gambar tema oleh 5ugarless. Diberdayakan oleh Blogger.