SATGAS Advokasi GEPRINDO Akan Pantau Berita Hoax di Sosmed


BAKINUPDATE.COM, KEPRI - Satgas Advokasi GEPRINDO (SAG) akan memantau setiap berita yang beredar dimasyarakat melalui akun sosmed baik akun personal maupun organisasi serta perkumpulan. SAG (Satgas Advokasi GEPRINDO) akan melaporkan ke pihak berwajib setiap berita, cuitan, status, maupun tulisan via WA, BBM yang Hoax. Kamis (23/03/2017).

Sebagai badan khusus yang bertugas menjaga kenyamanan masyarakat, mengadvokasi kasus, Satgas Advokasi GEPRINDO (SAG) serius melihat fenomenan pengguna sosial media yang bahagia diatas penderitaan orang lain. Menyebarkan berita bohong yang dapat mengakibatkan ketakutan, amarah, serta sikap-sikap destruktif lainnya. Ungkap Reza.

Satgas Advokasi GEPRINDO (SAG) akan melakukan koordinasi dengan cyber-crime polda metro jaya guna memudahkan dalam proses tindak lanjut terhadap berita Hoax. Tim Satgas Advokasi GEPRINDO memiliki tim forensik digital yang siap siaga memantau secara kontinue setiap berita yang menyebar terutama yang menjadi viral.

Satgas Advokasi GEPRINDO (SAG) mengingatkan bahwa pelanggaran atas penyebaran berita Hoax dapat dihukum 6 tahun penjara dan 1 Milyar (Pasal 28 ayat 1 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau Undang-Undang ITE). Kita sadari penyebar Hoax belakangan ini dimotivasi beberapa hal, ada yang dibayar pihak tertentu untuk memfitnah, biasanya dilakukan politisi yang satu terhadap politisi yang lain.

Selain itu ada pula pengguna sosmed yang menyebarkan berita Hoax tanpa motivasi apapun kecuali ingin tampak kekinian. Karenanya SAG (Satgas Advokasi GEPRINDO) ingatkan bahwa akun sosmed anda kami pantau, setiap pelanggaran akan dilaporkan sebagaimana akun twitter penghina Ketua MPR Zulkifli Hasan beberapa hari yang lalu.

Masyarakat yang merasa dirugikan oleh pemberitaan bohong, baik merasa difitnah maupun penghinaan lainnya dapat pula melaporkan kepada Satgas Advokasi GEPRINDO (SAG) . Ini merupakan bentuk kepedulian SAG atas penyebaran berita Hoax yang bisa menimpa siapapun, ucap Reza sebagai Kepala Satgas Advokasi Geprindo.

Reporter : Hanafi
Editor : Dwi Heri Yana

Tidak ada komentar

MEDIA BAKIN. Gambar tema oleh 5ugarless. Diberdayakan oleh Blogger.