Team WFQR IV Berhasil Menggagalkan Penyelundupan Rokok Non Cukai Di Kota Batam


BAKINUPDATE.COM, BATAM - Team WFQR Lantamal IV kembali menggagalkan aksi penyelundupan 10.400 slop rokok, Senin (03/04) sekira pukul 23.00 Wib di perairan Tanjung Cakang pulau Galang. dalam rilisnya di Mako Lanal Sengkuang, Rabu (05/04/2017).

Komandan Lantamal IV Laksamana TNI S Irawan mengatakan, aksi penyelundupan rokok non cukai yang dilakukan oleh pengusaha berinisial H sudah berlangsung sebanyak 4 kali.

Untuk Keempat kalinya H sudah menyelundupkan rokok keluar dari Batam, dan tiga aksi penyelundupan sebelumnya lolos dan aksi yang keempat ini berhasil kami gagalkan. Ungkap Laksamana TNI S Irawan.


Untuk saat ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polda Kepri untuk mencari keberadaan H, Sedangkan nahkoda berinisial LJ dan ke tiga ABK telah diamankan dan ditetapkan tersangka. Dalam aksi mereka menyelundupkan rokok tersebut dengan cara menggunakan speed boat berkecepatan tinggi agar bisa menghindari kejaran aparat, namun berkat kemampuan Tim WFQR IV kita berhasil kami amankan. Dan petugas bahkan sempat melepaskan dua kali tembakan peringatan untuk menghentikan para pelaku, tegasnya.

Sementara itu, Jumaga Nadeak sebagai Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengatakan, Aksi penyelundupan rokok ini sudah jelas merugikan negara dan masyarakat. Untuk jumlah 10.400 slop rokok ini bukan jumlah yang sedikit dan jika dijumlahkan total kerugian negara akibat penyelundupan rokok non cukai ini sebesar Rp 1 miliar, ungkap Jumaga.

Jumaga juga menyayangkan rokok non cukai tersebut dibawa keluar dari kawasan Free Trade Zone (FTZ) Kota Batam, menurutnya penyelundupan rokok non cukai tersebut dalam jumlah besar menguatkan dugaan adanya pelanggaran terhadap ketentuan batas kuota yang diberikan BP Batam sebagai regulator kawasan FTZ.

Pihaknya menaruh perhatian pada kasus tersebut mengingat jumlah kerugian negara yang ditimbulkan sangat besar, dan pihaknya menduga aksi penyelundupan rokok non cukai sebelumnya sudah pernah terjadi mengingatkan di wilayah kepri seperti di Tanjungpinang dan Bintan sudah beredar rokok non cukai tersebut.

Kami mengapresiasikan Lantamal IV ini berhasil menangkap para pelaku penyelundupan tersebut, kami juga akan mengundang pihak terkait untuk membahas permasalahan ini agar tidak terjadi lagi aksi penyelundupan di kepri. Tegasnya Jumaga.

Reporter : Hanafi
Editor : Dwi Heri Yana

Tidak ada komentar

MEDIA BAKIN. Gambar tema oleh 5ugarless. Diberdayakan oleh Blogger.