Ciri-ciri Akhlaq Wanita Sholehah

Wanita Sholehah

Menjadi seorang wanita muslimah tidak lah mudah, banyak sekali hal-hal yang harus diperhatikan. Mulai dari cara berpakaian, berbicara, berdandan, hingga bergaul sekalipun. Wanita muslim haruslah mampu untuk menjaga kehormatannya. Menjadi wanita sholehah adalah keinginan semua wanita muslim bahkan lelaki muslimpun juga sangat mendambakan untuk memiliki istri yang sholehah. Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:“Perempuan itu dinikahi karena empat perkara, iaitu: harta, keturunan, kecantikan, dan agamanya. Dapatkanlah wanita yang taat beragama, engkau akan berbahagia.” (Muttafaq Alaihi dan Imam Yang Lima). Dan dalam sabdanya yang lain; “Dunia adalah kesenangan sementara, dan sebaik-baiknya kesenangan dunia adalah wanita (isteri) yang solehah.”. (HR Muslim dab An-Nasa’i).

Selain kedua sabda di atas, masih banyak sekali ayat-ayat Allah SWT dan hadist Rasulullah yang bisa dijadikan panutan untuk kaum wanita agar mampu menjadi wanita yang sholehah. Berikut ini akan dipaparkan bagai mana ciri-ciri akhlaq wanita yang sholelah secara umum, sebelum dan sesudah menikah. Sehingga kita bisa bercermin dari ciri-ciri tersebut, agar kita bisa belajar menjadi wanita sholehah.

A. Sebelum Menikah:

Ciri pertama adalah, wanita sholehah tidak akan memperlihatkan auratnya pada kaum laki-laki yang bukan mahramnya. Bahlakn ia tidak membiarkan dirinya disentuh oleh orang yang bukan mahramnya tersebut, bahkan hanya untuk bersalaman.Wanita sholehah tidak mengenal istilah pacaran dalam memilih calon suaminya. Ia memilih proses ta’aruf karena memang lebih dianjurkan oleh agama, dan ia tidak akan membiarkan dirinya berdua-duaan dengan laki-lakiWanita sholehah tidak akan membuka hubungan khusus dengan laki-laki, kecuali jika ia merasa dan mengetahui bawaha lelaki tersebut akan meminang dirinya. Hal ini ia lakukan untuk menjaga diri dan kehormatannya. Ia juga memiliki kriteria utama untuk memilih calon suami, yaitu lelaki tersebut haruslah mengerti tentang aqidah dan kefahaman tentang islam dan juga memiliki akhlaq yang baikSaat ada laki-laki yang menyapanya, ia hanya menjawab salam dan tidak berbicara apapun, kecuali jika pembicaraan tersebut mengarah pada kebaikan. Ia sangat menjaga pergaulannya, ia tidak ingin ada laki-laki yang hanya akan mempermainkan perasaanya saja.Wanita sholehah sangat menjaga harga dirinya dihadapan laki-laki, meskipun itu calon suaminya. Ia tidak akan meminta harta apapun dari calon suaminya tersebut, kecuali meminta calon suami untuk mempercepat proses pernikahan. Hal ini bertujuan untuk menghindari adanya fitnah diantara mereka.


B. Saat Menikah dan Sesudah Menikah:

Saat seorang laki-laki meminangnya, ia tidaklah meminta mahar yang berlebihan bahkan ia menerima mahar apapun yang diberikan oleh calon suaminya yang sesuai dengan kesanggupan calon suaminya itu. Hal ini sangatlah mulia, sebagaimana sabda Rasulullah,  “Wanita yang paling banyak berkahnya adalah mereka yang paling mudah maharnya”. (HR Ahmad dan Baihaqi).Ketika sudah menjadi seorang istri, ia senantiasa mendahulukan kepentingan suaminya daripada kepentigan dirinya sendiri. Ia juga taat dan melayani perintah suaminya, selama perintah suaminya tersebut tidak bertentangan dengan syariat agama.Wanita sholehah akan senantiasa berbicara lemah lembut kepada suaminya. Ketika, suami mengeluh ia akan senantiasa menjadi pendengar yang baik, memberikan semangat dan dorongan ketika suami mengalami kesedihan dan kegagalan. Saat suami dirumah ia selalu menjaga penampilannya untuk terlihat bersih dan cantik.Saat suami tidak ada di rumah, ia tidak akan membiarkan laki-laki yang tidak dikenal dan tidak disuakai suaminya untuk masuk kedalam  rumahnya.Tugas lain yang harus dilakukan wanita  sholehah yang sudah menikah adalah menjaga harta suami, ia harus pandai mengatur keuangan dalam rumah tangga, dan tidak boros atau berlebihan dalam menggunakan harta suaminya itu. Namun ia juga tidak boleh memiliki sifat yang kikir, hal ini sangat dianjurkan oleh agama.Setiap pengabdian yang ia lakukan dengan ikhlas dan tulus kepada suaminya adalah pahala bagi wanita sholehah. Misalnya, senatiasa menyediakan makanan yang disukai oleh suami dan menyiapkan keperluan dan perlengkapan suaminya.Wanita sholehah senantiasa bersyukur atas nafkah yang diberikan suaminya, meskipun sedikit. Ia tidak akan memninta sesuatu yang melebihi kemampuan suaminya.Menghormatai dan memperlakukan orang tua suami dengan baik, adalah sikap yang dimiliki seorang wanita sholehah.Untuk wanita sholehah yang bekerja, ia selalu menjaga pergaulannya diluar rumah, ia sangat menghindari kegiatan yang kurang bermanfaat dan justru akan membawanya pada kemaksiatan dan tidak disenangi suaminya.Saat sudah memiliki anak, ia senantiasa mendidik anaknya dengan baik, sabar dan tidaj mengeluarkan kata-kata yang tidak baik yang bisa dicontoh ananknya.

Nah itulah, ciri-ciri akhlaq dari wanita sholehah. Semoga kita bisa menjadi perhiasan dunia yang dipilih Allah, dan untuk mejadi wanita sholehah tersebut membutuhkan proses serta harus istiqomah.

Penulis : Siti Nurjanah
Editor   : A Mustopa F

Tidak ada komentar

MEDIA BAKIN. Gambar tema oleh 5ugarless. Diberdayakan oleh Blogger.