Klarifikasi Eggi Sudjana Terkait Gugatan Penolakan Perppu Ormas


BAKINUPDATE.COM - Substansi dari pernyataan BES terkait penolakan Perppu Ormas, bukan pada penginginan BES membubarkan Agama selain Islam. BES mengatakan, jika Perppu No.2 / 2017 ini diterima dan disahkan, maka konsekwensi hukumnya adalah, ajaran apa saja yang bertentangan dengan Pancasila atas dasar Ketuhanan Yang Maha Esa, maka harus dibubarkan. BES berpendapat, hanya Islam lah yang memiliki konsep Tauhid  "Tuhan Yang Maha Esa / mengEsakan Tuhan". Sebab, sepengetahuan BES, tidak ada agama selain Islam yang diakui di Indonesia yang memiliki Konsep TAUHID, kecuali Islam. Oleh karenanya, demi menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia, maka Perppu No.2 / 2017 tidak boleh disahkan.[16:52 06/10/2017]

Penekanannya bukan pada kalimat "Selain agama Islam harus dibubarkan". Tapi lebih kepada konsekwensi hukum jika Perpu itu disahkan.

Ini klalifikasi dari Eggi Sudjana terkait pernyataannya dalam sidang gugatan Perppu No 2 tentang ormas : Substansi dari pernyataan ES terkait penolakan Perppu Ormas, bukan pada penginginan ES membubarkan Agama selain Islam. ES mengatakan, jika Perppu No.2 / 2017 ini diterima dan disahkan, maka konsekwensi hukumnya adalah, ajaran apa saja yang bertentangan dengan Pancasila atas dasar Ketuhanan Yang Maha Esa, maka harus dibubarkan. ES berpendapat, hanya Islam lah yang memiliki konsep Tauhid  "Tuhan Yang Maha Esa / mengEsakan Tuhan". Sebab, sepengetahuan ES, tidak ada agama selain Islam yang diakui di Indonesia yang memiliki Konsep TAUHID atau MONOTHEISME  kecuali Islam , SESUAI SURAT AL IKHLAS " KUL HUALLAH HU AHAD....DST "  Oleh karenanya, demi menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia, maka Perppu No.2 / 2017 tidak boleh disahkan atau HARUS DITOLAK MK .[17:28 06/10/2017]

SEKALI LAGI PENEKANANNYA bukan pada kalimat "Selain agama Islam harus dibubarkan". Tapi lebih kepada KONSEKWENSI HUKUM jika Perpu NO 2 / 2017 itu disahkan atau BERKEKUATAN HUKUM TETAP , MAKA PAHAM atau AJARAN APAPUN YANG BERTENTANGAN DENGAN PANCASILA DI BUBARKAN .

Redaktur: AMF

Tidak ada komentar

MEDIA BAKIN. Gambar tema oleh 5ugarless. Diberdayakan oleh Blogger.