Penggiat Medsos Denny Siregar Dilaporkan Pengacara Ardi Subarkah ke Polda Jabar


BAKINUPDATE.COM, Bandung - Penggiat Media Sosial Denny Siregar dilaporkan atas Perkara Tindak Pidana Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 28 ayat 2 jo 32 ayat 1 junto pasal 48 ayat 1 UU RI nomor 11 tahun 2008.

Denny dilaporkan oleh seorang pengacara muda asal Bandung Ardi Subarkah, SH atas tulisannya di Media Sosial Facebook  yang diupdate oleh terlapor pada tanggal 11 oktober 2017 yang diduga tulisannya mengandung ujaran kebencian dan berpotensi memecah belah.


Dihubungi melalui sambungan WA oleh redaksi Bakinupdate, Ardi membenarkan bahwa ia telah melaporkan Denny Siregar.

Berikut alasan Advokat Ardi Subarkah melaporkan Denny Siregar :

"Saya Ardi subarkah melaporkan saudara DS karena demi terjaganya persatuan dan kesatuan Bangsa, jangan sampai situasi di NKRI yang damai dan kita cintai ini menjadi gaduh, bahkan dapat menimbulkan konflik antar golongan yang dahsyat dan rentan ditunggangi oleh kepentingan - kepentingan politik dalam negeri atau pun Internasional. Contoh seperti tragedi di Rohingya Myanmar, umat Mayoritas membantai umat minoritas itu yang saya tidak inginkan. 

Oleh karena itu saya laporkan saudara DS ke Mapolda Jabar terkait Caption atau status yg menimbulkan SARA dan menyebar kebencian juga potongan Video Advokat/pengacara Eggi sudjana yang kita ketahui sebagai pihak pemohon yang notabene sebagai penerima kuasa dari berbagai Ormas untuk melakukan Judicial Review Perppu ormas di MK.

Kita semua tahu bahwa dalam rekaman video MK tersebut Advokat Eggi sudjana sedang melakukan hak hukumnya sebagai pemohon dan juga sebagai Advokat, jadi tidak ada unsur-unsur pidana ataupun niatan menistakan agama karena Advokat Eggi sudjana sedang melaksanakan Hak Hukumnya juga dilindungi oleh UU Advokat karena sebagai penerima kuasa dari berbagai Ormas. 

Oleh karena itu janganlah situasi ini dipelintir yang dapat menimbulkan kegaduhan. Dan saya meminta kepada masyarakat luas jangan sampai terprovokasi." Pungkas Ardi mengakhiri statemennya.

Redaktur : AMF

Tidak ada komentar

MEDIA BAKIN. Gambar tema oleh 5ugarless. Diberdayakan oleh Blogger.