Ketua Umum PDIP Dipolisikan Ulama Pamekasan


BAKINUPDATE.COM, Bandung - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dilaporkan ke Polda Jawa Timur dengan Perkara Pasal 156 KUHP yakni, "Barang siapa di muka umum menyatakan permusuhan, kebencian atau penghinaan terhadap sesuatu atau beberapa golongan penduduk Negara Indonesia."

Megawati dilaporkan oleh seorang ulama, Moh. Ali Salim, Pengasuh Pondok Pesantren Al Islah Pamekasan Madura dengan nomor laporan: LPB/1447/XI/2017/UM/Jatim tanggal 8 Nopember 2017 terkait dengan pidato politiknya bulan Januari 2017 pada saat Ulang Tahun PDIP ke 44 yang diduga mengandung unsur penodaan agama.


Adapun pernyataan Megawati yang menurut pelapor mengandung unsur penodaan agama itu adalah, "Para pemimpin yang menganut ideologi tertutup pun memposisikan diri mereka sebagai pembawa 'self fulfilling prophecy', para peramal masa depan. Mereka dengan fasih meramalkan yang akan pasti terjadi di masa yang akan datang, termasuk dalam kehidupan setelah dunia fana, padahal dalam nota bene mereka sendiri tentu belum pernah melihatnya."

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera membenarkan pelaporan terhadap Ketua Umum PDIP tersebut. Saat ini Polisi masih mencari dan mendalami unsur pidana dalam pelaporan terhadap Megawati.

Reporter : Anggadipura
Redaktur : Musthopa

Tidak ada komentar

MEDIA BAKIN. Gambar tema oleh 5ugarless. Diberdayakan oleh Blogger.