Tiawati Korban Lakalantas Harapkan Tanggung Jawab Tuntas Dari Manajemen PO Bis Prima Jasa


BAKINUPDATE.COM, Bandung - Korban Lakalantas di daerah Malongbong Garut, Tiawati (32) berharap besar pihak Manajemen PO Prima Jasa bertanggung jawab secara penuh atas pengobatan dirinya.

Ditemui di Rumah Sakit Halmahera Bandung 24/11/2017, Deni menceritakan kronologis kejadian yang menimpa istrinya.

"Saat  itu, Hari Minggu 17 September 2017, saya berboncengan dengan istri dari arah Bandung perjalanan mau  Tasik. Ketika melintasi daerah Malongbong kira2 pukul 19.00, tiba-tiba dari arah belakang, Bis Prima Jasa menabrak motor yang saya kendarai. Saya jatuh dan istri saya tergusur sejauh kira-kira 10 meter. Akibat dari tergusur oleh Bis Prima Jasa, istri saya mengalami luka yang patal. Mengalami patah tulang rahim. Dan kedua pinggulnya sudah dioperasi sebanyak 3 kali dan  sekarang harus dioperasi yang keempat kalinya yang biayanya lumayan sangat mahal." Ungkap Deni kepada bakinupdate.com

Dijelaskan lebih lanjut oleh Deni, bahwa ia dan istrinya sangat mengharapkan sekali tanggung jawab penuh dari pihak Manajemen Prima Jasa.

"Istri saya sekarang sudah sebulan lebih dirawat di Rumah Sakit Halmahera dan saya sudah ditagih-tagih oleh pihak Rumah Sakit untuk melunasi tunggakan perawatan. Dan sekarang, istri saya mau dioperasi lagi untuk yang keempat kalinya. Dan ini tentu perlu biaya yang sangat besar. Saya beserta istri sangat berharap pihak Manajemen Prima Jasa untuk segera merealisasikan janjinya membiayai sampai tuntas dan sembuh total." Pungkas Deni mengakhiri aduannya.

Sampai berita ini diturunkan, Redaksi Bakinupdate.com belum mendapatkan klarifikasi dari pihak  Manajemen Prima Jasa. Dihubungi melalui sambungan WA, Agus Santoso, yang mewakili Prima Jasa dalam pengurusan Lakalantas belum menjawab.

Redaktur: AMF

Tidak ada komentar

MEDIA BAKIN. Gambar tema oleh 5ugarless. Diberdayakan oleh Blogger.