Gagal Nyalon di Pilbup Garut, Pasangan Cabup/Cawabup Laporkan KPU ke Polisi dan Panwaslu


BAKINUPDATE.COM,- Garut - Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Garut yang diusung Partai Demokrat dan Partai Kebangkitan Bangsa, Agus Supriadi - Imas Aan Ubudiyah melaporkan KPUD Kabupaten Garut ke Polres Garut.

Pasangan Agus yang didampingi pengusungnya melaporkan KPU Garut karena dinilai menyalahi Undang-undang Pilkada, karena KPU Garut menyatakan bahwa salah satu syarat Calon Bupati Agus Supriadi tidak ada. Salah satu syarat itu adalah Surat Keterangan dari Balai Pemasyarakatan.

Surat Keterangan yang dimaksud tersebut adalah surat yang menyatakan bahwa Agus telah selesai menjalankan pembebasan bersyarat dari Balai Pemasyarakatan.

Seperti kita ketahui, Agus Supriadi adalah mantan Bupati Garut periode 2004 - 2009. Tersandung masalah korupsi, tahun 2007  Agus Supriadi ditangkap KPK dan terbukti bersalah menjadi terpidana korupsi.

Tim pasangan Cagub/Cawagub tersebut mengklaim, bahwa surat dari Balai Pemasyarakatan  tersebut sudah ada. Namun, memang surat dari Bapas tersebut menyatakan bahwa surat keterangan bahwa Agus Supriadi telah menjalani pembebasan bersyarat  masih dalam proses.

Agus Supriadi dan Tim Pengusungnya melaporkan KPU Garut ke polisi terkait UU Nomor 10 tahun 2016, pasal 180 tentang Pilkada.

Dalam Undang-undang  tersebut disebutkan, pejabat yang menghalangi, menghilangkan dokumen yang berakibat menghalangi pencalonan, ada sanksi pidana.

Kedua pasangan yang gagal nyalon tersebut datang ke Polres Garut,  Senin, 12 Februari pukul 16.00 WIB. Direncanakan, pasangan tersebut akan melayangkan gugatan ke Panwaslu Kabupaten Garut.



Biro Garut/Jajank Stone

Tidak ada komentar

MEDIA BAKIN. Gambar tema oleh 5ugarless. Diberdayakan oleh Blogger.