Ketum PWRI: Jadikan Peringatan Hari Pers Nasional ke 72 Sebagai Momentum Untuk Berbenah Diri


BAKINUPDATE.COM,- Jakarta - Puncak Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke 72, dipusatkan di kota Padang, Provinsi Sumatera Barat. Kita berharap tentunya momentum peringatan kebangkitan insan pers nasional tersebut, menjadi bahan evaluasi bersama untuk kemudian merenungi perjalanan pers nasional akhir-akhir ini.
Suka atau tidak suka harus kita akui, bahwa perjalanan pers saat ini belum mampu mendorong secara optimal keberadaan pers itu sendiri, dan Dewan Pers, sebagai institusi belum pula mampu mengakomodir organisasi pers lain di luar organisasi yang telah ada.
“ Sejarah perjalanan panjang pers nasional, mencatat beberapa persoalan yang harus dibenahi, sehingga insan pers yang melakukan tugas-tugas jurnalistik merasa terlindungi, baik oleh Pemerintah, maupun lembaga Pers yang manaungi keberadaan pers nasional. Jika kita merujuk pada pemahaman bahwa pers merupakan pilar keempat dalam konsep negara demokrasi, Pemerintah, memiliki tanggung jawab dalam memberi perlindungan ekstra terhadap pers. Dengan demikian tidak ada lagi pengkotak kotakan bagi wartawan yang akan melakukan tugas liputan,” Diungkapkan Suriyanto PD, kepada media seperti yang dilansir dari  Inovasi.web.id di JakartaJumat, 9 Februari 2018.
Dikatakannya pula, keberadaan Dewan Pers, harus benar-benar mampu menjalankan fungsinya sebagai lembaga yang mengayomi organisasi profesi pers lainnya, sehingga eksistensi pers nasional akan mengemuka dan bertumbuh, kuat, bermartabat sebagai bagian dari upaya turut mengawal perjalanan bangsa ini ke depan.
“ Bila kita konsisten terhadap keberadan pers nasional, Dewan Pers harus bisa mengayomi seluruh organisasi pers yang ada. Tidak membuat kebijakan-kebijakan yang justru akan menghambat pers itu sendiri. Lakukan upaya pembinaan terhadap pers, sehingga pers menjadi lebih profesional, pemberitaan yang tidak memihak, tidak atas dasar kepentingan sekelompok orang atau golongan, dan mampu menjunjung tinggi nilai-nilai transparansi dan akuntabilitas dalam pemberitaan,” jelasnya.

Berita ini telah diterbitkan di inovasi.web.id
Red/amf

Tidak ada komentar

MEDIA BAKIN. Gambar tema oleh 5ugarless. Diberdayakan oleh Blogger.