Waduh, Memalukan !!! Ketua Panwaslu Garut dan Komisioner KPU Garut Ditangkap Polisi


BAKINUPDATE.COM,- Garut - Kita patut mengapresiasi langkah aparat berwajib menangkap terduga pengkhianat negara, yakni Heri Hasan Basri selaku oknum Ketua Panwaslu Garut dan Ade Sudradjad selaku Komisioner KPU Garut.

Kita patut menyebutnya pengkhianat, karena sudah diberi amanah sebagai Ketua Panwaslu dan Komisioner KPU masih saja melakukan tindak pidana gratifikasi. Orang yang tidak amanah, bisa disebut Pengkhianat.

Kedua orang tersebut ditangkap karena dugaan menerima gratifikasi atau suap dengan cara meloloskan salah satu calon pasangan bupati dan wakil bupati pada Pilkada Garut 2018. Keduanya ditangkap Satgas Anti Money Politic Bareskrim Mabes Polri, Sabtu 24 Februari 2018 di Kantor Panwaslu Garut.

Selain menangkap kedua orang tersebut, polisi mengamankan satu unit mobil merek Daihatsu Sigra warna putih Nopol Z 1784 DY.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Agung Budi Maryoto  membenarkan kejadian tersebut, "Ya, memang benar. Sekarang sedang diperiksa di Ditreskrimum Polda Jabar," ujarnya saat dihubungi Media.

Disebutkan oleh Kapolda Jabar, bahwa keduanya diduga menerima suap atau gratifikasi untuk meloloskan pasangan calon bupati yang akan ikut Pilkada Garut.

Namun, meskipun demkian, polisi belum merinci dengan lengkap terkait penangkapan tersebut. Dan polisi belum membeberkan siapa pasangan calon yang memberikan suap tersebut.

Atas perbuatannya, keduanya disangkakan melanggar pasal 11 dan atau 12 UU Tipikor dan  pasal 3 atau 5 UU TPPU.

Seperti kita ketahui, Pilkada Garut diikuti oleh 4 pasangan calon yang dinyatakan lolos, yakni: pasangan petahana Rudi Gunawan - Helmi Budiman, Iman Ali Rahman - Dedi Hasan Bahtiar, Suryana - Wiwin, Agus Hamdani - Pradana Aditya Wicaksana.

Kita tunggu saja hasil pemeriksaan polisi, siapa yang memberikan suap kepada Oknum Ketua Panwaslu dan Oknum Komisioner KPU?

Untuk Pilkda Garut yang bermartabat, Masyarakat Garut Menunggu !!!



Pewarta: Jajank Stone Biro Garut










Tidak ada komentar

MEDIA BAKIN. Gambar tema oleh 5ugarless. Diberdayakan oleh Blogger.