Wow !!! Gubernur Ganteng Zumi Zola Diduga Sudah Menjadi Tersangka


BAKINUPDATE.COM- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan penggeledahan yang dilakukan di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Zumi Zola STP MA di Jambi usai menetapkannya sebagai tersangka kasus suap penetapan APBD Pemprov Riau.
Penggeledahan ini terkait dengan adanya tersangka baru dalam kasus suap terkait pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2018.
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang.
Menurut Saut, jika sudah sampai pada tahap penggeledahan, maka status kasus yang ditangani sudah ditahap penyidikan.
Jika sudah ditahap penyidikan artinya sudah ada tersangka dalam kasus tersebut.
"Kalau sudah sampai geledah sudah di tahap apa, (penyidikan) ya sudah kamu jawab itu," kata Saut, di gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Rabu (31/1/2018) 
Saut belum mau menjawab siapa tersangka baru dalam kasus ini, apakah berasal dari unsur swasta, DPRD atau pemerintahan. "Hasil resminya segera kita umumkan beberapa hari ke depan, sabar, kan ada SOP," ujar Saut.
Namun, dari penggeledahan di Rumah Dinas Zumi Zola, Saut menyebut ada perkembangan signifikan dalam kasus ini. "Pokoknya ada perkembangan signifikan, nanti kita umumkan ke depan," ujar Saut
Dalam kasus ini, KPK sebelumnya pernah mengungkapkan akan menelusuri keterlibatan Gubernur Jambi Zumi Zola.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (29/11/2017).seperti yang dirilis dari laman Tribun Timur.
"Apakah kasus ini ada perintah gubernur, masih dalam pengembangan apa ada perintah khusus atau tidak. Tapi segera mungkin akan ada kepastian ada perintah atau tidak," ujar Basaria.
Kasus suap yang terjadi di Jambi melibatkan antara eksekutif dan legislatif.
Pihak eksekutif selaku yang diduga sebagai pemberi suap dalam kasus ini adalah Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Erwan Malik, Asisten Daerah III Provinsi Jambi, Saipudin, dan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jambi, Arfan
Sementara satu tersangka penerima suap adalah Supriono selaku anggota DPRD Jambi.
Kasus itu kini membuat Zumi harus tersangka saat baru 2 tahun menjabat.
Zumi menjabat Gubernur Jambi periode tahun 2016 hingga tahun 2021 sejak usia 36 tahun.
Zumi mewarisi darah politik ayahnya, Zulkifli Nurdin yang merupakan Gubernur Jambi periode tahun 1999 hingga tahun 2004 dan tahun 2005 hingga tahun 2010.
Politik kekerabatan pun terbukti mampu memuluskan karier Zumi di dunia pemerintahan.
Sebelum terpilih menjadi gubernur, Zumi menjabat Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Timur untuk periode tahun 2011 hingga tahun 2016, berpasangan dengan Ambo Tang sebagai wakil bupati
Pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi pada tahun 2015, Zumi berpasangan dengan Fachrori Umar.
Pencalonannya didukung oleh PAN, Partai Nasdem, Partai Golkar, Partai Hanura, PKB, PBB, dan PPP.
Pada tanggal 12 Februari 2016, Zumi resmi dilantik Presiden RI, Jokowi bersama enam pasang gubernur dan wakil gubernur terpilih lainnya.
Sebelum berkarier pada pemerintahan, Zumi berkarier sebagai bintang film dan sinetron.
Tercatat, dia membintangi tiga film, yakni 'Disini Ada Setan', 'Kawin Laris', dan 'Merah Putih'.
Sedangkan sinetron dibintangi, yakni 'Culunnya Pacarku', 'Ku t'lah Jatuh Cinta', 'Hantu Jatuh Cinta', '3 in 1', 'Disini Ada Setan', 'Ikhlas', 'Bawang Merah Bawang Putih', 'Cowok-cowok Keren', 'Kehormatan 2', Julia Jadi Anak Gedongan', 'Tersanjung 6', 'Si Cecep', 'Hip Hip Hore', 'Sweet 17', dan 'Surga Untukmu'. 
Banyaknya film dan sinetron dibintangi Zumi setidaknya bisa menjadi bukti jika kariernya di dunia hiburan terbilang juga mulus.
Namun, di balik itu, ada cerita memiriskan soal pribadi suami  Sherrin Tharia ini.
Ya, kisah perjalanan cinta Zumi penuh dengan liku dan kontroversi seputar campak-mencampakkan. 
Bahlan, seperti dikisahkan dalam film dan sinetron dibintanginya.
Selama ini, Zumi dikabarkan pernah menjalin hubungan dekat dengan beberapa wanita.
Namun, hubungan itu berakhir pilu dengan batalnya pernikahan.
Sebut saja, Ayu Dewi, yang kini wajahnya sering nongol dalam acara musik 'Dahsyat' pada RCTI.
Hubungan mereka saat itu sangat dekat.
Bahkan, Zumi dan Ayu sudah merencanakan pernikahan.
Namun, rencana pernikahan itutidak pernah dilangsungkan.
Secara sepihak, Zumi membatalkannya.
Tak pelak, Ayu kecewa.
Hatinya benar-benar terluka.
Bukan Ayu saja yang mengalami nasib demikian.
Wanita bernama Cassandra Massardi, putri sutradara kondang Noorca Massardi juga pernah menjalin hubungan asmara dengan Zumi.
Hubungan mereka berkembang sangat serius dengan merencanakan pernikahan.
Menurut sumber Tribunnews.com, saat itu, rencana pernikahan Zumi dan Cassandra sudah direncanakan dengan matang.
Bahkan undangan sudah disebar.
Namun, tiba-tiba Zumi membatalkan rencana pernikahannya dengan Cassandra.
Peristiwa itu terjadi sebelum Zumi berpacaran dengan Ayu Dewi.
Saat itu, tak diketahui alasan mengapa Zumi membatalkan rencana pernikahan tersebut.
Yang jelas, pembatalan itu membuat keluarga Noorca kecewa.
Agak lama berselang kemudian, pada tahun 2012, Zumi kembali menjadi bahan pemberitaan, namun kali ini dirinyalah 'sang korban'.
Dia yang saat itu Bupati Tanjung Jabung Timur, Jambi itu dituding berzina dengan istri Aldi, Peni Farnita.
Aldi mengaku menyimpan foto-foto perselingkuhan yang dilakukan oleh Zumi dan Peni.
Tudingan itu pun sempat menyeretnya untuk berurusan dengan pihak kepolisian.
Namun tiba-tiba, ketika isu perzinaan itu mulai surut, diam-diam dia mendaftarkan pernikahannya pada KUA Cilandak, Jakarta Selatan dengan seorang violis bernama Sherrin Tharia.
Sherinn juga merupakan anak dari Tengku Malinda seorang presenter berita TVRI.
Akada nikah berlangsung pada 16 Maret 2012.
Pada tanggal 1 Agustus 2014, pasangan Zumi dan Sherrin dikarunai anak laki-laki bernama Zameer Zahid Abyadh Zola.
Pada tanggal 22 Juni 2016, mereka dikarunai lagi anak laki-laki bernama Zhafran Ziyadh At-thahirah Zola.

Berita ini telah terbit di Tribun Timur
Red/Amf

Tidak ada komentar

MEDIA BAKIN. Gambar tema oleh 5ugarless. Diberdayakan oleh Blogger.