Sekdes Ciptaharja Cipatat Bandung Barat Diduga Lecehkan Wartawan


BAKINUPDATE.COM,- Bandung Barat - Sikap tidak terpuji diduga ditunjukkan oleh seorang oknum aparat desa, yakni Miftahurrahmat seorang Sekretaris Desa Ciptaharja Kecamatan Cipatat Kabupaten Bandung Barat.

Dugaan sikap tidak terpuji tersebut dilakukan oleh Miftah ketika ia akan dikonfirmasi oleh wartawan media online mengenai adanya dugaan pemotongan dalam penggunaan dana desa yang diterapkan pada pembangunan kirmir di desa tersebut.

Kabiro Bakinupdate.com Biro Kabupaten Bandung Barat, Ade Nasihin sangat menyayangkan atas sikap sekdes tersebut. Sikap yang terkesan tak menghargai dan terkesan melecehkan profesi wartawan ditunjukkan dengan tidak mau menerima dan  menghiraukan wartawan yang datang untuk meminta konfirmasi mengenai mengenai pembangunan proyek kirmir yang sedang dilaksanakan.

Dan yang sangat menyinggung adalah ketika Sang Sekdes tanpa babibu sekonyong-konyong  memberinya uang sebesar 150 rebu melalui warga kepada wartawan. Tentu saja, pemberiang uang tersebut mengagetkan wartawan. Sontan uang tersebut dikembalikan lagi ke sekdes.

Kronologis awal kejadian tersebut adalah ketika hari Kamis, 26 Juli 2018 sekitar pukul 13.00 WIB, wartawan media onlineBiro Kabupaten Bandung Barat  mendatangi Desa Ciptaharja Cipatat untuk meminta konfirmasi dan klarifikasi kepada Kepala Desa Ciptaharja, Dodo Suryadi, S.Pd. Namun sayang, Kepala Desa tidak ada di tempat karena sedang mengikuti Bintek.


Melihat  kedatangan wartawan, Sekdes menanyakan dari mana? Maka dijawab oleh wartawan dari media dan mohon meminta waktu konfimasi dan klarifikasi sehubungan dengan kegiatan pembangunan kirmir.

Setelah mendengar maksud kedatangan wartawan, Sekdes Miftah lalu masuk lagi ke ruangannya dan tanpa mempersilakan kami duduk atau masuk. Sekdes masuk tanpa menghiraukan maksud kedatangan wartawan.

Setelah menunggu sekitar 40 menit, wartawan menanyakan kepada salah seorang warga yang hadir di situ keberadaan sekdes. Dan warga tersebut membantu menghubungi ke ruangan sekdes.

Namun tanpa diduga, warga tersebut datang menemui wartawan dengan memberi uang sebesar 150 rebu. Yang katanya dari Pak Sekdes. Tentu saja, wartawan tersebut kaget. Maka uang itu dikembalikan lagi ke Sekdes Miftah  dan ditanyakan, Uang ini uang apa? Kami datang kesini meminta klarifikasi untuk bahan berita bukan untuk minta uang!

Kejadian tersebut sangat disayangkan, sebab sepertinya terkesan Sang Sekdes tersebut tidak menghargai wartawan sebagai kontrol sosial yang fungsinya memberikan informasi yang benar dan akurat kepada masyarakat mengenai program-program pembangunan.






Pewarta/Ade Nasihin Biro Bandung Barat




Tidak ada komentar

MEDIA BAKIN. Gambar tema oleh 5ugarless. Diberdayakan oleh Blogger.