Propam Polres Sukabumi Panggil Saksi Terkait Laporan Wartawan Ade Nasihin ke Propam Polda Jabar

                                                 Para Saksi: Anfal dan Chevy Gibanjar


BAKINUPDATE.COM,- SUKABUMI -  Propam Polres  Kabupaten Sukabumi memanggil para saksi untuk dimintai keterangannya terkait lapoan seorang wartawan yang bernama Ade Nasihin ke Propam Polda Jabar.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ade Nasihin melaporkan anggota Polsek Cibadak Kabupaten Sukabumi  ke Propam Polda Jabar dengan dugaan penganiayaan terhadap seorang   tahanan yang bernama Vidi Vauzan  Nur Fadillah dengan Nomor Laporan  Polisi No : LP/50B/X//19/Yanduan tanggal 7 Oktober 2019 dengan terlapor anggota Polsek Cibadak Kabupaten Sukabumi Brigadir Rizki Radian Jabatan Ba Unit Reskrim Polsek Cibadak.

Laporan ke Propam Polda Jabar dilakukan oleh Ade Nasihin karena dalam proses hukum dirasakan ada kejanggalan dan terjadinya dugaan penganiayaan dan dugaan tekanan terhadap tahanan Vidi Vauzan. Dalam perkembangan selanjutnya Propam Polda Jabar melimpahkan Laporan tersebut ke Propam Polres Sukabumi.

Baca:
Ade Nasihin (Wartawan) Laporkan Oknum Polisi Polsek Cibadak Kab. Sukabumi ke Propam Polda Jabar

Propam Polres Sukabumi memanggil 2 saksi terkait laporan tersebut. Kedua saksi tersebut adalah Anfal Nurlaili Meilani (21), istri  tahanan Vidi Vauzan dan Chevy Ginanjar (52). Chevy Ginanjar diperiksa hari Selasa, 5 November dan Anfal hari Jumat 8 November.


                                                Vidi Vauzan dengan luka di atas hidung

Ditemui setelah memberikan keterangan di Polres Sukabumi, Anfal Nurlaili menjelaskan bahwa ia telah memberikan keterangan kepada penyidik Propam Polres Sukabumi terkait luka luka yang ada di tubuh suaminya. Luka tersebut terdapat di tangan (kuku yang hampir lepas) , kaki lebam dan dahi.


Dijelaskan lebih lanjut, bahwa ia memang tidak melihat  kejadian dugaan penganiayaan yang menimpa suaminya. Tapi, setelah ia membesuk ke tahanan betapa kaget setelah mengetahui adanya luka-luka tersebut. Padahal, sebelum ditahan, suaminya dalam keadaan sehat wal afiat.  Dan suaminya bilang bahwa ia  dianiaya oleh oknum petugas dan dipaksa untuk mengakui perbuatan yang dituduhkannya padahal suaminya tidak pernah melakukan perbuatan yang dituduhkannya. Dan suaminya juga tidak pernah kenal dengan tersangka lainnya.


"Saya ditanya oleh penyidik Propam Polres Sukabumi, tentang apa harapan ibu terkait dugaan penganiayaan suami saya, maka saya jawab, bahwa saya ingin keadilan ditegakkan, dan menghukum berat penganiaya suami saya, siapa pun dia orangnya."  jelas Anfal.

Baca juga:

Alasan Ade Nasihin Laporkan Oknum Polisi Polsek Cibadak Ke Propam Polda Jabar

Senada dengan Anfal, Chevy Ginanjar memberikan kesaksian yang sama  juga tentang luka-luka yang ada di tubuh Vidi Vauzian, yakni mengalami dugaan kekerasan disuruh mengakui perbuatan yang dituduhkan yang tidak pernah ia lakukan, bahkan kenal dengan tersangka yang sudah tertangkap duluan juga tidak mengenal sama sekali. Dan tersangka lainnya  yakni Herman dan Burhan juga tidak kenal dengan Vidi Vauzan.

Kedua saksi berharap agar hukum ditegakkan tidak pandang bulu kepada siapapun pelaku kekerasan kepada Vidi Vauzan.



Biro Sukabumi/Cepy/Asep Turyana
Red




Tidak ada komentar

MEDIA BAKIN. Gambar tema oleh 5ugarless. Diberdayakan oleh Blogger.