Pengurus MUI Anton Tabah: Mahfud MD, Sering Sekali Keseleo Lidah


BAKINUPDATE.COM,- BANDUNG - Statemen Menkopolhukam Mahfud MD yang menyatakan haram hukumnya meniru sistem pemerintahan Nabi Muhammad menuai sorotan dari berbagai pihak.

Pernyataan Mahfud MD itu disampaikan dalam sebuah Diskusi Panel, "Harapan Baru Dunia Islam". Meneguhkan Hubungan Indonesia Malaysia di Gedung PB NU Jakarta, Jumat, 25/01/20 dan ditayangkan oleh situs berita NU Online

Wakil Ketua Komisi Hukum MUI Pusat Anton Tabah mengaku heran dengan Mahfud yang tidak jera-jeranya keseleo lidah. 

Dia pun meminta mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu segera memperbanyak doa. “Mahfud MD sering sekali keseleo lidah,” ujar Anton Tabah kepada media, Minggu (26/1). 

Purnawirawan jenderal bintang dua polisi itu lantas menyinggung pernyataan Mahfud yang pernah mengatakan perda syariah radikal. 

Berdasarkan amatannya saat masih di kepolisian, kehadiran perda-perda syariah justru membantu tugas mengatur miras dan sebagainya. “Kini dia (Mahfud) haramkan ikuti cara Nabi saw? Mestinya tak berkata sevulgar itu (mengharamkan ikuti Nabi SAW),” tegasnya. 

Anton menjelaskan bahwa Allah telah menetapkan Nabi Muhammad SAW sebagai teladan terbaik bagi orang beriman. Hal itu termaktub dalam Alquran yang tidak boleh diingkari. 

Mahfud juga salah mengartikan sistem pemerintahan Nabi Muhammad. Pasalnya, nabi memberi jabatan tanggung jawab pada ahli di bidang masing-masing. 

“Dengan ajarannya yang masyhur yaitu, jika kau serahkan jabatan/perkara/masalah pada yang bukan ahli di bidangnya maka pasti hancur,” sambung Anton. 

Atas alasan itu, dia mendesak Mahfud untuk lebih hati-hati dalam berbicara dan segera bertaubat atas kesalahan yang diperbuat.


Baca berita terkait:
Menkopolhukam Mahfud MD: Meniru Sistem Pemerintahan Nabi Muhammad, Hukumnya Haram



Artikel ini telah tayang di Rmol.id dengan judul "Pengurus MUI: Mahfud MD Harus Segera Bertaubat", https://politik.rmol.id/read/2020/01/26/419013/pengurus-mui-mahfud-md-harus-segera-bertaubat.


Tidak ada komentar

MEDIA BAKIN. Gambar tema oleh 5ugarless. Diberdayakan oleh Blogger.