Sesumbar Ngaler Ngidul Sunda Empire, Berakhir Di Polda Jabar


BAKINUPDATE.COM,- BANDUNG -  Heboh Kekaisaran Matahari Sunda Empire dengan sejumlah klaimnya yang di luar nalar dan logika akhirnya berakhir di Polda Jabar.

Pentolan Petinggi Sunda Empire setelah didalami oleh penyidik Direskrium Polda Jabar akhirnya menetapkan ketiga pentolan Sunda Enpire menjadi Tersangka atas dugaan penyebaran berita bohong dan membuat keonaran di masyarakat dan ditahan di Polda Jabar. 

Ketiga petinggi SundaEmpire tersebut adalah Nasri Banks yang mengaku sebagai Grand Manaster, Raden Ratna Ningrum yang mengaku sebagai Kaisar dan Rangga Sasana sebagai Sekertaris Jenderal Sunda Empire.

Dari hasil gelar perkara, penyidik berkesimpulan bahwa ketiga pentolan dalam kasus ini memenuhu unsur pidanaPasal 14 atau 15 Undang Undang No 1 Tahun 1946 dengan ancaman hukuman 10 Tahun Penjara.


Sunda Empire bikin heboh di pertengahan bulan Januari 2020 ini. Kelompok yang mengklaim kekaisaran matahari itu muncul setelah heboh Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Jawa Tengah.


Pernyataan-pernyataan petinggi Sunda Empire ini bikin kontroversi. Salah satunya mengklaim Sunda Empire beranggota 54 negara dan pada 15 Agustus 2020 sistem pemerintahan dunia habis sehingga negara-negara perlu datang ke Bandung untuk daftar ulang.
Kemunculan Sunda Empire ini terus menuai polemik. Hingga akhirnya salah seorang budayawan M Ari Mulia selaku Ketua Majelis Adat Sunda membuat laporan polisi (LP).
"Kronologis yang disampaikan oleh pelapor bahwa terkait dengan Sunda Empire ini merupakan penyiaran berita bohong, sengaja untuk membuat keonaran di masyarakat. Atau sengaja diberitakan yang tidak pasti, selaku ketua majelis adat sunda bapak ari melaporkan di Polda Jabar," ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga Waskitoroso di Mapolda Jabar, Rabu (29/1/2020).

Biro Bandung/Pin

Tidak ada komentar

MEDIA BAKIN. Gambar tema oleh 5ugarless. Diberdayakan oleh Blogger.