Buntut Dari Penyataan Musuh Terbesar Pancasila Adalah Agama, Bubarkan BPIP Menggema


BAKINUPDATE.COM,- BANDUNG - Pernyataan Profesor Yudian Wahyu selaku Kepala BPIP yang mengatakan Agama adalah musuh terbesar Pancasila berbuntut panjang menuai kontroversi berbagai elemen masyarakat.

Tagar Bubarkan BPIP mulai menggema. Sejumlah organisasi mulai dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), NU, hingga PA 212 mempertanyakan hal tersebut.

Politikus Partai Demokrat Andi Arief menyebut pernyataan Kepala BPIP itu berbahaya, sebab Pancasila ada karena Indonesia sudah ada agama.

Sekretaris Menteri BUMN, Said Didu juga ikut berkomentar terkait kasus ini. Ia menganggap pernyataan itu menggiring pemahaman kalau umat beragama menjadi musuh Pancasila.

Politikus PKS, Hidayat Nur Wahid juga menganggap pernyataan Ketua BPIP radikal dan historis. Sebab, dahulu Bung Karno dan Presiden Suharto tidak menjadikan agama musuh Pancasila

Akun @Zulkiflilubis71 juga mempertanyakan pernyataan tersebut. Ia membenturkan pernyataan Yudian dengan sila pertama Pancasila.

Netizen lain mengungkit-ungkit soal PKI terkait tudingan tersebut. Mereka menyebut hanya PKI yang menjadi musuh agama, "Setau gua Cuma PKI yang benci Agama"

Pernyataan Kepala BPIP in i membuat sejumlah organisasi Islam bersuara. Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas mengkritik pernyataan tersebut. Pria yang juga menjabat sebagai Ketua PP Muhammadiyah itu menyebut pemahaman tentang Pancasila sulit terwujud jika pimpinan BPIP memiliki cara pandang yang membahayakan.

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Helmy Faishal Zaini menilai pernyataan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi ngawur. Sebab menurutnya kelima sila dalam Pancasila itu juga sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Alquran.

Sementara Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif menyatakan Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi merupakan musuh utama dari Pancasila sesungguhnya karena ingin membuang nilai agama dari Pancasila/Red

Tidak ada komentar

MEDIA BAKIN. Gambar tema oleh 5ugarless. Diberdayakan oleh Blogger.