Siap - Siap Dalam Waktu Dekat Akan Ada Rotasi Besar - Besaran Kepala Sekolah Di Lingkungan Disdik Jabar



Rencananya dalam minggu-minggu ini,  ratusan kepala sekolah akan mengikuti kegiatan itu.Hal tersebut merupakan lanjutan rotasi, mutasi dan pengangkatan kepala sekolah baru jilid pertama yang dilakukan tanggal 20 Februari 2020, silam.
“Insya Alloh kalau Pak Gubernur tidak ada halangan pelaksanaan mutasi, rotasi dan pengangkatan kepala SMA, SMK, SLB negeri yang baru, akan dilaksanakan sebelum tahun ajaran baru 2020/2021,” kata Teten melalui sambungan telepon, Selasa, (7/7/2020) sore seperti yang dilansir dari MAJALAHSORA.COM.
Nantinya ratusan kepala sekolah akan dilantik secara virtual. Namun ada beberapa perwakilan yang akan dilantik secara langsung oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil.
Pelantikan virtual itu mengacu kepada Surat Edaran (SE) dari Badan Kepegawaian Nasional, Nomor 10/SE/IV/2020 tentang Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji PNS atau Sumpah/Janji Jabatan Melalui Media Elektronik/Teleconference Pada Masa Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona, yang ditandatangani pada Kamis, tanggal 2 April 2020, silam.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa pihak Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat yang kini dipimpin oleh Dedi Supandi, sudah menentukan personil-personilnya dan menilai dengan indikator-indikator yang sesuai dengan standar, kriteria termasuk dengan regulasi dari BKD dan Inspektorat Jabar sebagai Tim Penilai Kinerja (TPK).
Di samping itu pihak BKD pun menerima usulan-usulan dari komite sekolah rekan-rekan media, termasuk Forum Wartawan Pendidikan (FWP) Jabar.
Di antaranya untuk kepala sekolah yang baru diangkat, rencananya akan ditugaskan memimpin sekolah grade c.
Sedangkan untuk kepala sekolah yang memiliki kapabiltas dan kompetensi yang baik, dan sudah memimpin sekolah grade c bisa naik memimpin sekolah di grade b bahkan a, begitu juga sebaliknya.
Teten menegaskan secara regulasi sudah “clear” tidak ada permasalahan, mengikuti Pergub dan Permendikbud.
“Tadinya akan dilaksanakan bulan Maret namun ada pandemi COVID-19. Hal itu jadi diundur. Terlebih sekarang untuk kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan sudah ada SE dari BKN,” kata Teten.
Adapun penilaian rotasi, mutasi, pengangkatan kepala sekolah yaitu mengenai kualifikasi pendidikan, kinerja, kompetensi sesuai dengan bidangnya, SMA, SMK dan SLB, serta penilaian lainnya.
Di Jabar sendiri ada sekitar 507 SMA, 285 SMK dan 39 SLB negeri. Dari jumlah itu, sekitar 100-an lebih sekolah belum memiliki kepala sekolah definitif.
Untuk mengisi kekosongan kepala sekolah definitif tersebut, Kamis (20/2/2020) lalu sekitar 35 guru dilantik oleh Gubernur Jabar menjadi Kepala SMA & SMK. Dihelat di Gedung Sate, Kota Bandung.
Mereka mengisi kekosongan jabatan kepala sekolah di sebagian kecil SMA dan SMK yang ada di Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Ciamis/Majalahsora.com/red

Tidak ada komentar

MEDIA BAKIN. Gambar tema oleh 5ugarless. Diberdayakan oleh Blogger.